Tradisi Unik: Malam Pertama Pengantin Baru, Ibu Mertua Harus Menontonnya

Setiap daerah tentunya punya tradisi unik tersendiri, biasanya tradisi lebih aktif dalam festival pernikahan. Kalau di Jawa ada yang namanya pitukon, yakni pihak mempelai pria harus memberikan satu ekor kerbau kepada pihak mempelai perempuan, di Sumatera ada tradisi yang di sebut uang adat, yakni memberikan sejumlah uang terhadap calon mempelai perempuan. Besar kecil nilai uang itu tidak tentu, tergantung status calon pengantin wanita dan cintanya, jika di kalangan sesama orang tidak mampu uang yang di bayarkan hanya berkisar 3 hingga 5 juga, untuk kalangan mereka orang kaya bisa sampai 30jt, jika pihak mempelai pria keberatan boleh menawar.

Jika uang sudah di berikan ke calon pengantin perempuan lalu pihak calon pengantin pria membatalkan pernikahan maka uang yang telah di bayarkan hilang, tapi jika yang membatalkan pihak calon pengantin perempuan maka harus mengembalikan uang adat dua kali lipat.

Sedangkan uang adat untuk wanita yang berstatus janda biasanya jauh lebih murah. Apakah di tempat kamu mempunyai adat unik? bisa kamu ceritakan dalam komentar facebook di bawah tulisan ini oke bro?

seks-malam-pertama-harus-di-awasi-ibu-mertua

Nah berikut ini ada 4 adat unik dan aneh seputar pernikahan yang ada di dunia, seperti apakah mari kita simak!

1. Di Negara Congo Pengantin Tak Boleh Senyum
Jadi pengantin baru dengan pasangan yang di cintainya tentu rasa hati sangat bahagia sekali, siapa pun akan sulit untuk tidak tersenyum, namun tahukah kamu di negara ini, pengantin baru di larang untuk tersenyum selama masih duduk di singgasana dan selama masih upacara pesta. Kamu pasti bertanya “Mengapa?”

Nah menurut alasan sesepuh masyarakat setempat, Pernikahan merupakan satu festival yang saklar, atau upacara suci, sementara senyuman di pandang sebagai ekpresi ejekan kepada niali-nilai agama dan tradisi yang di yakininya.

2. Di Afrika Selatan Saling Mencaci-maki
Tradisi saat pernikahan biasanya hanya saling lempar peribahasa atau semacam sajak dengan susunan kata-kata yang indah mengadung nilai-nilai luhur, atau sindiran ringan tapi lucu.

Tapi apakah ini tidak aneh atau katakanlah gila, kalau masing-masing pempelai perempuan dan laki-laki mereka harus saling mencaci-maki, hal ini di yakini bagi mereka yang baru membangun rumah tangga kelak akan langgeng, inilah tradisi yang berlaku di negara Afrika Selatan, semakin hebat caci makinya di yakini makin langgeng jalan rumah tangga sepasang pengantin baru.

3. Menginjak Semua Tamu Undangan
Nah tradisi satu ini tak kalah uniknya dan aneh, bayangkan saja setelah upacara pernikahan selesai, para tamu dan keluarga ke dua mempelai termasuk teman-teman yang hadir dalam festival, di harap tidur berjejer dengan posisi tengkurap di ruang upacara hingga memanjang menuju pintu keluar.

Kemudian pengantin akan berjalan dengan menginjak setiap tamu yang baring tengkurap sambil mengucapkan “Selamat tinggal dan Terima kasih”

Nah inilah tradisi yang ada di Kepulauan Marquesas, Tahiti, agak sedikit mengharukan ya.

4. Ibu Pengatin Wanita Harus Menyaksikan Menantunya Bercinta di Malam Pertama
Nah tradisi yang ke 4 ini sangat unik dan jauh lebih aneh tradisi ini ada di negara Cali, Colombia, ketika pengantin baru telah syah jadi suami istri, ke duanya harus menikmati malam pertamanya, melakukan hubungan suami istri dengan mesra, saling memagut, saling mencium, saling meraba, saling buka-bukaan, dan saling-saling lainnya hingga ke duanya mencapai titik kepuasannya.

Hanya saja dalam adegan yang seharusnya sangat pribadi itu harus di saksikan oleh ibu mertua si pengantin wanita, berarti dalam satu kamar di malam pertama terdiri dari 2 wanita 1 pria.

Nah mengenai 4 tradisi aneh ini apa tanggapan kamu bisa kamu tuangkan dalam komentar facebook di bawah ini.

Sumber "http://palinganeh.com/2014/07/31/tradisi-malam-pertama-pengantin-baru-ibu-mertua-harus-menontonnya/#ixzz397AHWx18"


Kodokoala: Unik

0 Komentar untuk "Tradisi Unik: Malam Pertama Pengantin Baru, Ibu Mertua Harus Menontonnya"

Posting Komentar

Perhatian!
Silahkan beri komentar Anda dengan sopan tanpa menyinggung agama atau ras tertentu.

Jika ingin menyertakan tautan/link menuju situs web tertentu, harap komentar yang berhubungan dengan topik agar komentar Anda bisa kami publikasikan. Terima kasih.