12 Hal Penting yang Wajib Diajarkan Pada Anak Sejak Dini

Anak kecil memiliki kecenderungan untuk selalu meniru apa yang dicontohkan orang dewasa, terutama orangtuanya. Oleh karena itu, setiap orangtua perlu menyadari apa yang dikatakan dan dilakukan di depan anak, agar dapat mencontohkan yang terbaik. Karena pada kenyataannya, mereka hanya belajar dari apa yang dimiliki orangtuanya.

keluarga-bahagia

Sepandai-pandainya orangtua, adalah yang peduli pada masa depan anaknya kelak. Hal utama yang perlu diajarkan sejak dasar adalah agama. Karena didikan agama yang baik akan memberikan batasan pada diri anak mengenai apa yang baik dan buruk untuk dilakukan, termasuk menciptakan aturan pada dirinya agar tidak membuat kekacauan bagi dirinya maupun orang lain.

Selebihnya, orangtua hanya perlu mengajarkan kebiasaan baik serta sopan santun bagi anak-anaknya sejak dini, setidaknya dimulai dari hal-hal yang umum, seperti berikut ini:

Mulut Tertutup Saat Makan
Hal ini masih umum terlihat dalam masyarakat Indonesia. Padahal, seperti apapun budayanya, makan dengan mulut terbuka akan menimbulkan kesan tidak enak dilihat dan tidak sopan, sekalipun kadang dibenarkan. Apalagi jika menimbulkan decak suara.

Tidak Membesarkan Volume pada TV Atau Apapun
Hal ini perlu diajarkan sejak dini, terutama ketika tahu ada orang lain yang aka terganggu dengan ulahnya. Biasakan anak untuk menyalakan volume tv, game yang sedang dimainkan, ataupun musik hanya sebatas terdengar saja. Ini bisa melatih anak untuk tidak bicara keras dan berempati dengan orang lain.

Selalu Ucapkan Tolong dan Terima Kasih
Membiasakan anak untuk selalu mengucapkan “tolong” ketika meminta sesuatu dan “terima kasih” setelah menerima sesuatu akan membantu mereka lebih menghargai orang lain. Ini juga melatih mereka untuk tidak terlalu menuntut terhadap sesuatu.

Mengantri
Menunggu dengan sabar untuk mengantri perlu dibudayakan sejak dini pada anak. Karena hal ini akan membantunya hidup lebih tertata dan mampu mengendalikan diri dengan tidak bertindak tergesa-gesa, ataupun melangkahi hak orang lain.

Tidak Menyela Ketika Orang Dewasa Bicara
Ajari sejak dini bahwa mereka tidak boleh menganggu pembicaraan orang dewasa. Karena kebanyakan anak kecil akan meminta perhatian ketika ada orang lain yang berbicara dengan orangtuanya atau orang dewasa yang dikenalnya dengan menyela pembicaraan.

Mengatakan “Permisi”
Ajari anak untuk mengucapkan “permisi” saat mereka melewati orang yang lebih tua, atau terpaksa mengganggu orang lain. Untuk kasus yang lebih darurat, ajari mereka menggunakan kata “maaf” dengan jelas sebelum menyela.

Berbicara Hal-Hal yang Positif
Selalu membicarakan hal yang positif akan membantu anak lebih mudah menghadapi keadaan. Jika ada sesuatu yang tidak baik untuk dikatakan, apapun alasannya sebaiknya tidak perlu dikatakan sama sekali. Karena ada beberapa orang dewasa yang kemudian tumbuh dengan sering membuat pernyataan negatif, sementara yang lainnya lebih dihargai karena pernyataan positif, minimal rasa terima kasih yang mereka sampaikan pada orangtuanya.

Tidak Membicarakan Kekurangan Orang Lain
Membicarakan kekurangan orang lain di hadapan anak akan membentuknya menjadi pribadi yang buruk tanpa disadari. Mereka bisa saja tumbuh dengan penilaian yang berbeda semisal rasis, menjelekkan orang lain baik di hadapan atau di belakangnya, dan kurang bisa bersikap.

Ajari mereka selalu untuk mengeluarkan pujian, dan melihat sisi baik dari orang lain. Atau diam ketika merasa tidak menyukai seseorang.

Ajari Mengenai Kebaikan dan Rasa Keburukan
Jika seorang anak bersikap tidak baik akibat contoh yangtidak disengaja, atau faktor lingkungan dan lain-lainnya, coba buat mereka ikut berempati seandainya berada di posisi yang diperlakukan secara buruk atau mengalami hal yang tidak baik.

Mengetuk Pintu
Mengetuk pintu setiap memasuki ruangan perlu diajarkan sejak dini pada anak. Hal ini bisa mengajarkan padanya untuk bertindak secara beradab dan bertanggung jawab, serta menghargai orang lain yang berada di balik pintu tersebut. Bukan membiarkannya menerobos masuk. Dan kehilangan sopan santun.

Jangan Menatap
Anak kecil memang tidak bisa membatasi dirinya ketika menghadapi sesuatu yang membuat tertarik. Maka, berikan pemahaman di sela ketertarikannya bahwa menatap itu kasar dan membuat orang lain tidak nyaman.

Tanamkan Kebiasaan Baik
Kebiasaan baik pada anak perlu ditanamkan sejak dini. Seperti membuang sampah pada tempatnya, menabung, tidak meludah sembarangan, atau menutup mulut ketika bersin, batuk, dan menguap.

Beberapa hal di atas hanyalah sebagian kecil frame kehidupan yang layak diajarkan pada anak. Masih banyak hal lainnya yang akan dihadapi anak selama perjalanan hidupnya.

Sebagai orangtua yang bijak, ada baiknya Bunda Gladis juga mulai mengubah beberapa kebiasaan yang kurang baik agar dapat mengajarkan contoh-contoh terbaik pada buah hati. Karena banyak hal yang tampak biasa dan bisa dimaklumi ketika kecil, akan tampak tidak lucu dan menjadi kebiasaan buruk setelah dewasa.

Sumber "http://www.lintas.me/woman/parenting/editor/12-hal-penting-yang-wajib-diajarkan-pada-anak-sejak-dini?utm_source=popular_channel_"


Kodokoala: Gaya Hidup dan Kesehatan

0 Komentar untuk "12 Hal Penting yang Wajib Diajarkan Pada Anak Sejak Dini"

Posting Komentar

Perhatian!
Silahkan beri komentar Anda dengan sopan tanpa menyinggung agama atau ras tertentu.

Jika ingin menyertakan tautan/link menuju situs web tertentu, harap komentar yang berhubungan dengan topik agar komentar Anda bisa kami publikasikan. Terima kasih.